Rutinitas Untuk Perkembangan Balita Usia 2 Tahun Dimulai Sejak Dini

Usia anak anda sudah mencapai 2 tahun? hingga imajinasi anak pun menjadi berkembang pesat. Saat bermain sang buah hati bergaya layaknya seperti seorang super hero atau tokoh pahlawan favoritnya yang mengalahkan setiap monster. Selain untuk melatihnya untuk tidak takut pada setiap hal dalam perkembangan balita 2 tahun sekarang ini, sebut saja seperti kegelapan atau binatang yang membuatnya merasa takut. Hingga dia menjadi berani dan tidak takut hingga memperoleh kepribadian yang mandiri.

Balita yang telah berumur 2 tahun biasanya telah bisa mengucapkan beberapa suku kata yang sedikit demi sedikit dapat dimengerti oleh orang dewasa. Sehingga hal tersebut dapat membantu sekali untuk kita mengerti akan keinginan sang buah hati. Seperti saat dia ingin makan, dia berkata "aam.. aam.." seperti yang telah diajarkan atau diucapkan kita saat akan memberi dia makan. Anak yang mandiri itu yakni anak yang memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan takaran kemampuan dirinya dan tidak dibantu oleh kita.

Menurut banyak orang, balita pada usia 2 tahun memiliki perkembangan yang menakjubkan. Pada rentang usia ini anak kita bukan lagi seperti bayi yang kecil, hingga dia dapat mempelajari banyak hal yang baru yang bisa diciptakan dengan berbagai rutinitasnya sehari - hari. Pada umumnya anak yang masih berusia 2 tahun biasa disebut juga toddler. Yakni seperti saat berjalan yang masih pelan serta masih menjaga keseimbangann agar tidak terjatuh.
perkembangan_balita_2_tahun

Anak yang tengah dalam masa perkembangan, akan mempelajari berbagai kosa kata yang baru dan mulai terbiasa untuk berbicara. Hingga menjadi beberapa kata sederhana 2 atau 3 kata, hal itu merupakan kemajuan anak kita untuk belajar berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Dalam asperk kognitif anak, perubahanyang paling signifikan jika dibandingkan dengan usianya sebelumnya yakni perkembangan bahasa si anak. Lalu dalam aspek psikososial, si anak pun mulai bisa berinteraksi dengan orang tua atau anak yang lain hingga dia bisa ikut bermain dengan mereka. Si anak akan mulai mengenal setiap teman yang sedang bermain dengan dia, dalam artian tidak hanya mengenal orang tuanya saja. Hingga dia mulai memperhatikan anak yang lain saat bermain bersama dan timbul rasa ketertarikan untuk bermain kembali dengan anak yang lain. Bisa jadi juga anak kita akan menyapa terlebih dahulu pada anak yang lain saat ingin bermain dengan mereka.

Yang paling penting untuk anak anda adalah usaha yang telah dilakukan olehnya saat menginginkan sesuatu tanpa adanya bantuan dari kita hingga tujuan si anak tercapai. Sebagai contoh dasarnya saja, saat balita akan menyuap makanan sendiri lalu bisa saja ada beberapa makanan yang berjatuhan. Dalam hal ini akan membutuhkan waktu untuk dia agar terbiasa dan tidak menjatuhkan makanan tadi, perkembangan baliata 2 tahun mungkin menjadi momen yang paling menggemaskan dari anak kita. Karena berbagai hal baru yang dia lakukan sendiri yang kadang akan terlihat lucu.

Balita yang sudah berumur 2 tahun sudah dapat diajarkan untuk mandiri sejak dini dengan mengerjakan rutinitas setiap hari. Sejak dia masih kecil agar dibiasakan mengerjakan sendiri aktivitasnya yang sederhana sebut saja seperti mencuci tangan, menggosok gigi, atau memakai serta melepas pakaian. Sebagai orang tua yang perlu dilakukan agar anak menjadi mandiri yakni mengajarkan buah hati cara melakukan suatu aktivitas. Berikut ini ada beberapa tips yang sederhana namun efektif agar anak perlahan menjadi mandiri,
  1. Dapatkan perhatian dari si kecil dengan duduk sehingga mata anda sejajar dengan mata si kecil. Usahakanlah untuk membuat kontak mata, serta menyentuh dia dengan lembut maupun melihat suatu obyek bersama-sama.

  2. Membagi setiap kegiatan hingga menjadi langkah-langkah yang sederhana dan dapat disampaikan dengan jelas.

  3. Memperlihatkan pada si kecil tentang bagaimana cara melakukan setiap langkah dengan betul. Bisa juga memakai alternatif seperti menggunakan gambar atau foto dari langkah-langkah suatu kegiatan.

  4. Kesediaan dari anak dan tidak ada paksaan untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat dilakukan dengan memberi suatu pilihan. Sebut saja seperti menawarkan si kecil untuk memasang sepatu yang berwarna merah atau warna biru.

  5. Di waktu si kecil pertama kali mempelajari tentang bagaimana melakukan suatu rutinitas, sangatlah penting bagi kita untuk memberikan dorongan. Tunjukan pada dia  jika anda memahami kesulitan yang dia rasakan lalu membantunya untuk mengatasi kesulitan tersebut hingga dia merasa berhasil mengatasinya.

  6. Yang terakhir, berikan pujian jika si kecil telah berhasil dalam melakukan setiap runtinitas atau kegiatan sederhana yang telah dia lakukan.
Anak - anak memerlukan banyak latihan untuk mendorong dia menjadi mandiri atau benar - benar mampu melakukan rutinitas sederhana dengan baik dan tanpa bantuan kita lagi. Namun kebanyak orang tua sering saja melakukan suatu hal yang semestinya bisa dikerjakan oleh anaknya sendiri. Dengan alasan kekhawatiran orang tua yang bisa membuat mereka kadang melindungi secara berlebihan. Dan biasanya juga orang tua suka mengambil alih sesuatu yang dapat dikerjakan oleh si kecil agar bisa lebih cepat diselesaikan. Padahal jika si kecil melakukan kegiatan itu secara mandiri dan membutuhkan waktu, hal itu akan membuat dia terbiasa dan kita perlu membiarkan dia melakukan hal itu dengan caranya sendiri.

Pada dasarnya perkembangan balita 2 tahun menjadi hal yang sangat menyenangkan jika setiap rutinitasnya diperhatikan dan bisa juga diabadikan dalam sebuah foto, hal tersebut bisa menjadi kenang - kenangan saat dia beranjak besar nanti. Hal tersebut dapat menciptakan suatu kebahagian di masa depan bagi kita dan anak kita.

Share this